PUNGLI TKA RP 8,9 MILIAR, 85 PEGAWAI KEMNAKER PESTA MAKAN SIANG

(IHINEWS) Jakarta (11/06/2025) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan adanya dugaan 85 pegawai Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang terlibat dalam kasus pemerasan dan menikmati uang senilai Rp8,94 miliar. Mirisnya, sebagian dari uang haram tersebut diduga digunakan untuk membiayai makan siang.

 

Dugaan praktik koruptif ini terjadi di lingkungan Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Ditjen Binapenta dan PKK). Plh. Direktur Penyidikan KPK, Budi Sukmo Wibowo, mengonfirmasi hal ini pada Kamis (5/6/2025) di Gedung Merah Putih KPK.

 

Budi menjelaskan bahwa total sekitar Rp8 miliar dinikmati bersama oleh para pegawai untuk berbagai keperluan, termasuk makan siang dan kegiatan di luar anggaran resmi. Bahkan, staf hingga petugas kebersihan di Ditjen Binapenta dan PKK disebut-sebut turut menikmati uang hasil pemerasan ini, dengan total sekitar Rp5,4 miliar.

 

Penyelidikan KPK mengungkapkan bahwa sejumlah pegawai Kemnaker telah mengembalikan uang yang mereka terima dari kasus pemerasan terkait pengurusan rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA). “Uang yang telah diterima oleh OB (pramukantor), kemudian staf-staf lainnya yang mengurus pekerjaan sehari-hari di Ditjen Binapenta dan PKK, telah mereka kembalikan kurang lebih Rp5 miliar,” ungkap Budi.

 

Secara keseluruhan, delapan tersangka dalam kasus ini diduga menerima uang senilai Rp53,7 miliar selama periode 2019-2024. Dari jumlah tersebut, Rp8,94 miliar secara spesifik digunakan untuk makan malam 85 staf di Ditjen Binapenta Kemnaker.

 

Delapan tersangka yang terlibat dalam kasus pemerasan pengurusan RPTKA di Kemnaker ini diidentifikasi dengan inisial SH, HYT, WP, DA, GW, PCW, JS, dan AE.

 

Berikut latar belakang dari delapan tersangka kasus pemerasan RPTKA tersebut:

SH (Suhartono) merupakan Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker periode 2020–2023.

HYT (Haryanto) adalah Staf Ahli Menaker Bidang Hubungan Internasional, eks Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker 2024–2025, serta Direktur PPTKA Kemenaker 2019–2024.

WP (Wisnu Pramono) yakni Direktur PPTKA Kemenaker periode 2017–2019.

DA (Devi Anggraeni) adalah Direktur PPTKA Kemenaker periode 2024–2025.

GW (Gatot Widiartono) sebagai Koordinator Analisis dan PPTKA Kemenaker 2021–2025, serta eks Kasubdit Maritim dan Pertanian Ditjen Binapenta dan PKK.

PCW (Putri Citra Wahyoe) ialah Verifikator Pengesahan RPTKA Direktorat PPTKA 2024–2025, dan Petugas Saluran Siaga RPTKA 2019–2024.

JS (Jamal Shodiqin) merupakan Analis TU Direktorat PPTKA 2019–2024 dan Pengantar Kerja Ahli Pertama PPTKA 2024–2025.

AE (Alfa Eshad) berperan sebagai Pengantar Kerja Ahli Muda Kemenaker periode 2018–2025.

 

 

Shanto Adi P/Editor

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted